Khasiat Spirulina

Spirulina disarankan dikonsumsi oleh orang tua dan mereka yang menghadapi masalah pencernaan. Hal ini disebabkan spirulina tidak memiliki selulosa pada dinding selnya. Spirulina mengandung mukopolisakarida dimana penyerapan dapat mencapai 85 hingga 95 persen, lebih baik daripada susu bubuk yang mengandung asam laktat yang sulit diserap.

Spirulina juga kaya akan enzim superoksida dismutase (SOD). SOD berperan untuk mengikat radikal bebas. Radikal bebas merupakan atom yang tidak memiliki pasangan sehingga reaktif merusak jaringan. Disebut radikal bebas karena mempunyai kebebasan untuk melakukan pengikatan-pengikatan dengan senyawa sekitar.

Kapsul Spirulina

Stres merupakan salah satu pemicu radikal bebas. Dalam 100 gram spirulina juga mengandung niasin yang cukup tinggi. Niasin mempunyai efek menenangkan sehingga dapat membantu penyembuhan penyakit akibat stress.

Menurut C. Wayne Weart dari Department of Pharmacy, University of South Carolina Amerika Serikat, spirulina juga kaya akan magnesium, seng, selenium dan zat besi yang mempunyai peranan sangat penting bagi keehatan.

Seng bermanfaat untuk membantu kerja enzim-enzim di dalam tubuh agar berjalan sempurna.

Selenium dapat mencegah gondok. Fungsi lain selenium adalah berperan dalam sistem imunitas (kekebalan) tubuh dan regulasi kelenjar tiroid. Mengingat perannya yang cukup besar, selenium merupakan mineral yang harus dicukupi kebutuhannya dalam asupan diet sehari-hari.

Zat besi pada spirulina 58 kali lebih banyak daripada yang terdapat pada bayam dan 18 kali lebih tinggi daripada yang terdapat pada daging.

Kelebihan lain spirulina adalah kandungan vitamin D nya yang sangat baik untuk kesehatan tulang. Kandungan kromium pada spirulina yang mencapai 21 persen dari kebutuha tubuh juga baik bagi penderita diabetes untuk merangsang kinerja pankreas memproduksi insulin.

Spirulina mengandung mineral. Bila dibandingkan dengan zat gizi lainnya, mineral merupakan zat yang diperlukan tubuh dalam jumlah sangat sedikit.

Susunan tubuh orang dewasa rata-rata terdiri atas :

- 63% air
- 17% protein
- 13% lemak
- 6% mineral
- 1% zat gizi lainnya

Mineral yang diperlukan tubuh secara garis besar dikelompokkan atas :

1. Mineral Makro

Terdiri atas kalsium, klorin, magnesium, fosfor, kalium, natrium dan belerang

2. Mineral Mikro

Terdiri atas kobalt, tembaga, flour, besi, yodium, mangan dan seng

Diantara sejumlah sel tersebut, maka mineral yang paling banyak mendapat perhatian akhir-akhir ini adalah zat besi, yang dalam bahasa kimianya dilambangkan dengan Fe (dari kata “ferrum”). Spirulina merupakan bahan pangan yang sangat kaya akan zat besi, yaitu 28,5 miligram per 100 gram bahan.

Dengan demikian, konsumsi 100 gram spirulina telah dapat memenuhi kebutuhan tubuh akan zat besi dalam sehari.


=====================================

>>> Spirulina Luxor Makanan Terlengkap Untuk Kesehatan Yang Membersihkan (Detoksifikasi) dan Memberi Gizi, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Kapsul Spirulina and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>